| | ||||||
| Kasus Munir | ||||||
| BERITA | ||||||
| Berkaca Kasus Munir, Komnas HAM Setuju Usul Abraham Samad Adanya TGPF Kasus Novel Koordinator Subkom Penegakan HAM Komnas HAM, Amiruddin, mendukung pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus penyerangan penyidik KPK, Novel Baswedan. Selama pengungkapan kasus, menurut dia, TGPF itu dapat bekerja beriringan dengan upaya Polri melakukan ...
| ||||||
| Mahfud MD Sarankan TGPF Novel Baswedan Libatkan Ahli di Kasus Munir Mahfud MD Sarankan TGPF Novel Baswedan Libatkan Ahli di Kasus Munir Penyidik KPK Novel Baswedan didampingi Wakil Ketua KPK Laode M Syarif, Mantan Ketua KPK Abraham Samad, memberikan keterangan kepada wartawan saat tiba di gedung KPK, Jakarta, Kamis (22/2/2018). ANTARA ...
| ||||||
| Desakan TPF Kasus Novel, Polisi: Lihat Kasus Munir Seperti Apa? Desakan pembentukan TGPF terhadap kasus Novel Baswedan terus disuarakan dari sejumlah pihak. Baik dari kalangan politikus maupun dari aktivis. Wakil Ketua DPR Agus Hermanto meminta kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk membuat Tim Pencari Fakta atau TPF kasus Novel ...
| ||||||
| Wiranto: Tim Pencari Fakta Belum Diperlukan dalam Kasus Novel Baswedan Sebelumnya, ada Tim Pencari Fakta dalam kasus pembunuhan aktivis HAM Munir. Munir meninggal pada 7 September 2004 dalam penerbangan dengan pesawat Garuda Indonesia dari Jakarta ke Amsterdam, Belanda. Hasil autopsi menemukan pegiat HAM itu meninggal akibat racun arsenik.
| ||||||
| Bandingkan Munir, Polisi Anggap TGPF Novel Belum Perlu VIVA – Mabes Polri menegaskan kembali bahwa pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) dalam kasus penyirman air keras kepada penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan, bukanlah wewenang polisi. Selain itu, polisi juga merasa bahwa TGPF belum dibutuhkan ...
| ||||||
| Amnesty International: Tak Ada Kemajuan di Kasus Novel Baswedan Amnesty International: Tak Ada Kemajuan di Kasus Novel Baswedan Direktur Amnesty International Indonesia Usman Hamid bersama mantan pimpinan KPK Bambang Widjojanto berbicara pada diskusi publik Gerakan Antikorupsi Masyarakat, di Semarang, Kamis (21/12/2017). ANTARA FOTO/R.
| ||||||
| Indonesia Masih Berutang Mata Novel Baswedan Jika sekarang tidak kunjung selesai, maka sebagaimana kasus Marsinah, Udin, Munir, Tama, dan kasus serupa lainnya, persoalannya bukan pada soal teknis hukum melainkan pada keberanian untuk melawan dan memenjarakan the untouchables. Ada film The Untouchables yang dirilis pada 1987 ...
| ||||||
| Sudah 10 Bulan, Kasus Novel jadi Utang Kapolri Tito Karnavian Mantan anggota TGPF kasus Munir ini meyakini TGPF akan sangat membantu proses penyelidikan Polri dalam mengungkap pelaku. Lebih lanjut, Amir mengatakan Komnas HAM terus memantau perkembangan kasus Novel Baswedan. Akan tetapi, ia juga mengakui tidak dapat berbuat banyak untuk ...
| ||||||
| Apresiasi dengan Pembentukan TGPF Berbagai kasus besar yang sulit terungkap bisa selesai di tangan tim ini. Contohnya, kasus pembunuhan Munir dan kerusuhan Mei 1998. Lalu, siapa yang tepat menjadi anggota TGPF? Menurutnya, siapa saja yang memiliki keahlian di bidang penyelidikan dan penyidikan."Dan orang-orang yang bisa ...
| ||||||
| Rentetan kasus penganiayaan pemuka agama Melihat pelaku yang sudah jatuh, kedua rekan Munir pun coba meringkusnya. Dibantu jemaat Gereja Santa Lidwina lainnya, pelaku akhirnya berhasil diringkus. Kasus keempat adalah penganiayaan KH Hakam Mubarok, pengasuh Ponpes Karangasem, Lamongan, Minggu (18/2). Pelaku diketahui ...
| ||||||
| Polisi Nilai TGPF Kasus Novel Belum Perlu Argo meniliai, pembentukan TGPF dianggap belum berhasil mengungkap sejumlah kasus-kasus besar di Indonesia. "Contoh saja TGPF yang pernah kita lakukan. Tentang Munir bagaimana hasilnya? Tentang (kasus) Semanggi bagaimana hasilnya? Terus tentang Bibit Candra bagaimana hasilnya?," ...
| ||||||
| Sidang Kasus SPj Fiktif, Tujuh Pejabat Padang Dicecar Hakim Tipikor Menanggapi itu, Ketua majelis hakim, Irwan Munir meminta kepada JPU untuk menghadirkan Sekda Padang selaku ketua tim. "Baiklah, kalau tidak ada lagi, kita tunda sidang pekan depan. JPU diperintahkan memanggil saksi lain dan terdakwa kembali ke tahanan," kata Irwan Munir didampingi hakim ...
| ||||||
| Korupsi Dana Desa, Dua Kades Bintan Dituntut Hukuman Bervariasi Hamdani, salah satu terdakwa kasus dugaan korupsi dana desa pada BUMdes di Kabupaten Bintan saat jalani sidang. Foto: Rindu Sianipar. Tanjungpinang, sidaknews.com – Hamdani dan Yusran Munir, dua Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Bintan dituntut jaksa dengan hukuman bervariasi.
| ||||||
| Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts. |
Terima lansiran ini dalam bentuk umpan RSS |
| Kirimkan Masukan |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar