| ||
| Penanganan Teroris di Indonesia Makin Represif Detikcom Jakarta - Penanganan terorisme di Indonesia akhir-akhir ini semakin represif dan cenderung brutal. Akibatnya di masa depan dikhawatirkan akan muncul benih-benih terorisme baru karena ada dendam dari orang atau keluarga yang pernah terkena kasus ... Lihat semua berita mengenai topik ini » | ||
| ||
| ||
| Terorisme Ibarat Fenomena Gunung Es Pikiran Rakyat Terorisme di Indonesia ibarat fenomena gunung es. Sedikit yang terlihat, padahal sesungguhnya menyimpan potensi yang luar biasa besar. Menurut Kanit Sub bidang Deradikalisasi bidang Pencegahan Densus 88, Komisaris Kurnia Wijaya, untuk menangani ... Lihat semua berita mengenai topik ini » | ||
| Osama Rencanakan Serangan 9/11 Kedua Vivanews Namun, tidak ada bukti lebih lanjut terkait siapa teroris yang akan menjadi operator lapangan operasi tersebut. "Osama dan Attiyah Abd al-Rahman berbincang tentang komposisi tim penyerang, tapi dia berulang kali menolak saran al-Rahman," kata sumber, ... Lihat semua berita mengenai topik ini » | ||
| ||
| LSM Minta Pemerintah Tutup Pesantren yang Ajarkan Radikalisme VOA Indonesia Fathiyah Wardah | Jakarta Ketua Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP) Musdah Mulia, Jumat di Jakarta mendesak Kementerian Agama untuk menutup pesantren yang tetap mengajarkan kekerasan termasuk yang terbukti menjadi sarang teroris. ... Lihat semua berita mengenai topik ini » | ||
| Intelijen India Gagal pascabom mumbai Padang Ekspres Kita belum menempatkan orang-orang yang cukup di lapangan untuk mengumpulkan data intelijen. Padahal, jika Anda tak punya intelijen andal, Anda akan lebih sering menyaksikan serangan teroris seperti itu," tambahnya. (Rtr/AFP/cak/dwi) Lihat semua berita mengenai topik ini » | ||
| Rupert Murdoch Minta Maaf Vivanews News of the World tutup pada 10 Juli 2011 kemarin karena skandal penyadapan telepon terhadap korban dan keluarga korban serangan teroris 11 September 2011. Permintaan maaf Murdoch itu dimuat di seluruh surat kabar Inggris pada akhir pekan ini. ... Lihat semua berita mengenai topik ini » | ||
| Polisi Tetapkan 8 Tersangka Bom Ponpes Umar Vivanews Mereka belum dipastikan sebagai teroris, masih penyelidikan dan pendalaman saksi-saksi dan barang bukti," kata Arif kepada wartawan, di Mataram, Sabtu 16 Juli 2011. Menurut Arif, tertangkapnya pemimpin pondok pesantren Umar Bin Khattab, ustazd Abrori, ... Lihat semua berita mengenai topik ini » | ||
| Wajib Lapor 1 X 24 Jam Digalakkan Pikiran Rakyat "Ternyata seseorang yang diberi KTP tersebut seorang teroris," ungkap Dadang. Dadang mengaku, pengelolaan administrasi kependudukan di Indonesia masih menghadapi tantangan yang cukup berat, mulai dari persoalan geografi maupun peralatan teknologi. ... Lihat semua berita mengenai topik ini » | ||
| Densus 15, Pasukan Pemburu Tikus Vivanews Jangan salah, musuh yang berhasil ditembak Purwanto bukanlah teroris, melainkan seekor tikus sawah. Tikus itu berukuran cukup besar. Meski dari jarak yang cukup jauh, bidikan Purwanto ternyata tepat sasaran. Tidak meleset, tepat mengenai kepala ... Lihat semua berita mengenai topik ini » | ||
| Pemimpin Ponpes UBK Dibawa Ke Polda NTB Tempo Interaktif Tidak seperti penangkapan pelaku teroris sebelumnya, Abrori dibawa ke Markas Polda NTB untuk dilakukan pemeriksaan pendalaman. "Insya Allah, sampai pemberkasan akan dilakukan di Polda NTB," ujar Arief menjawab pertanyaan Tempo. Sebelumnya, Umar Sa'ban ... Lihat semua berita mengenai topik ini » | ||
| ||
| Polri: Ponpes UBK Diduga Jaringan JAT Liputan6.com Menurut Boy, Ponses UBK juga terkait jaringan teroris di Aceh. Pembunuhan anggota Polsek Bolo diduga kuat berasal dari ponpes tersebut. "Ini tentu memberikan gambaran bagi kami bagaimana latar belakang ponpes tersebut," tuturnya. ... Lihat semua berita mengenai topik ini » | ||
| CEO Dow Jones Mengundurkan Diri Vivanews ... swasta dari News of the World – tabloid mingguan Inggris milik raksasa media News Corporation yang tutup 10 Juli 2011 kemarin karena skandal penyadapan telepon terhadap korban dan keluarga korban serangan teroris 11 September 2011. ... Lihat semua berita mengenai topik ini » | ||
| AS Mulai Selidiki Kemungkinan Penyadapan Telepon Korban 11 September VOA Indonesia Biro Penyelidik Federal Amerika, FBI, menyatakan telah memulai penyelidikan mengenai apakah telepon para korban serangan teroris 2001 dan keluarga mereka disadap oleh perusahaan News Corporation milik konglomerat media Rupert Murdoch. ... Lihat semua berita mengenai topik ini » | ||
| Dipamiti Jihad, Lima Tahun Kehilangan Jejak Radar Jogja Hingga akhirnya pada 2011, dia tak sengaja membaca buku Noor Huda Ismail yang berjudul Temanku Teroris. Entah mengapa, Rubiyati kemudian terpikir untuk mencoba menghubungi Noor Huda. Melalui perantara sesama akhwat, Rubiyati berhasil menghubungi Noor ... Lihat semua berita mengenai topik ini » | ||
| Pentagon Kebobolan 24 Ribu Data Rahasia Republika Online Sebelumnya, Pentagon menyalahkan China atau Rusia jika terjadi pencurian data akibat serangan cyber, tapi insiden baru-baru ini membuat Pentagon khawatir jika pencurinya sekelompok teroris. "Serangan dunia maya pada Maret lalu, sama saja dengan perang ... Lihat semua berita mengenai topik ini » | ||
| Diprediksi Oposisi akan Ambil Alih Kekuasaan PM Manmohan Singh Pikiran Rakyat "Para teroris tersebut benar-benar mengambil keuntungan dari situasi saat ini. Kita akan segera menangkap para pelakunya," ujar Singh di sela-sela kunjungannya mengunjungi korban yang terluka dalam insiden 13 Juli lalu itu. ... Lihat semua berita mengenai topik ini » | ||
| ||
|
Kiat: Gunakan tnd petik ("seperti ini") di sktr rangkaian kata dlm kueri agar sama persis.
Hapus lansiran ini.
Buat lansiran lagi.
Kelola lansiran Anda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar